Indonesia punya LRT , budaya baru bertransportasi publik yang tertib

Setelah MRT beroperasi di Jakarat, Indonesia melanjutkan program pembuatan transportasi masal lainnya , yaitu LRT

Proyek Lintas Rel Terpadu  atau disingkat LRT adalah sebuah sistem angkutan cepat dengan kereta api ringan  (LRT)  rencananya  dibangun untuk menghubungkan Jakarta dengan kota-kota disekitarnya seperti Bekasi dan Bogor. Ada 2 penggagas LRT di Jakarta, Pemprov DKI  membangun LRT dalam kota dengan nama LRT Jakarta dan PT Adhi Karya membangun LRT yang menghubungkan Jakarta dengan kota sekitarnya dengan nama LRT Jabodebek.

LRT ( Light Rapid Transportation merupakan salah satu sistem kereta api pemumpang , yang beroperasi dikaswasan perkotaan yang kontruksinya ringan dan bisa berjalan bersama lalu lintas lain dalam lintasan Khusus..

Saat ini pembangunana LRT fase satu sudah bisa beroperasi tinggal tunggu peresmiannya saja, Fase 1 ini dimulai dari :
1. Stasiun Pegangsaan Dua / Depo LRT Jakarta
2. Stasiun Boulevard Utara
3. Stasiun Boulevard Selatan
4. Stasiun Pulomas
5. Stasiun Equestrian
6. Stasiun Veledrome

Dimana jarak tempuh dari stasiun Depo ke Stasiun Veldrome – + 5,8 KM dengan total waktu 13 menit.
Jarak tempuh antar stasiun hanya 2,5 menit dan kecepatan maximumnya adalah 90KM /Jam.
Mampu menampung penumpang sebanyak 270 orang pertransitnya.

LRT merupakan kereta yang lincah, mampu berbelok hingga radius 40 meter.

Saat pertemuan di acara Gtahering Blogger LRT yang bertempat di Depo Peganggsaan , kami sempat mendapat penjelesan dari beberapa Narasumber yang menjelaskan tentang LRT ini , yaitu : Bapak Solihin selaku direktur keuangan dan administrasi LRT jakarta  dabn bapak Aditia Kusuma Negara selaku operasional dan pelayanan LRT   dan bapak Moehamad Shadiq Helmy  perwakilan dari Transjakarta..

Bapak   Dhadiq dari Transjakarta menjelaskan tentang Jakleng sebagai kartu yang berinteasi dengan angkutan umum angkot, Transjakarta MRT dan LRT..mengatakzn bahwa, selama ini telah membuat program ramah lingkungan dimana disekitar halte membuat pemandangan yang asri sepertin taman sehingga ketika orang berjalan walaupun jauh tidak terasa cspek  karena di dalam jembatan penyebrangan dibuat taman taman yang asri….Dan program selanjutnya dari TransJakarta ini yang masih di godok adalah dari Kartu masuk LRT ini bagaimana bisa dijadikan kartu sinple yang jika keluar masuk kurang lebih dari 3 jam , penumpang tidak perlu membayar lagi ketika masuk ke dalam stasiun LRT….wahh semoga ini cepat di acc dan cepat direalisasi ya pak..Aamiin..

Setelah acara tanya jawab selesai, kamindiajak mencoba menaiki LRT dari Depo Boulevard Utara hingga Veldrome

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *