Infeksi bakteri pada pori pori tempat tumbuhnya rambut atau Folikulitis

 

 

Jerawat kecil – kecil.

Bulan puasa pasti selalu identik dengan suhu panas…dan seringnya memang lagi musim panas..dan kalau punya anak kecil sudah pasti keringat buntat tidak bisa dihindari termasuk orang tua juga pasti ngalamin hal yang sama.

 

Diawal bulan juni lalu tanggal 1 juni 2019 (4 hari sebelum lebaran ) anak saya yang ke 2 , perempuan..usia 2thn 10 bulan mengalami bintik bintik merah seperti jerawat di keningnya hingga hidungnya..diujung jerawat tersebut ada nanahnya.

 

Saya berpikir ini sepertinya Cacar, karena bentuknya pipih dan ada bercak bercak merah , baru hari besoknya terlihat seperti jerawat,  ada banyak..muncul disekitaran keningnya hingga hidung. Siang harinya saya bawa ke dokter umum dekat rumah yang ada di klinik pratama BPJS saya.. setelah diperiksa dokter, ternyata dugaan saya salah karena kata dokter ini adalah infeksi saja pada pori pori tempat tumbuhnya rambut, bukan Cacar.

 

Kemudian, dokter meresepkan obat minum yang diracik untuk 3hari kalau saya lihat sih seperti vitamin dan teman temannya , beserta salap kulit yang isinya betametason-17 velerat…di oleskan sehari 2x.

 

Nyampe rumah langsung saya cuci muka anak saya , saya keringkan baru saya oleskan bintik bintik jerawat tersebut dengan salap pemberian dokter. Saat mau tidur juga saya kasi lagi salapnya..saya juga kuncir poninya supaya tidak terkena rambut, supaya tidak terkena salap yang saya oleskan.

 

Besok paginya saya lihat lagi kening anak saya, bintik bintik jerawatnya agak kering , tapi masih ada bercak bercak merahnya..saya kasi lagi salapnya sehabis mandi pagi, siangnya saya cek malah jerawatya muncul kembali (yang ujungnya ada nanahnya).

 

Kecurigaan saya mengenai Cacar muncul kembagi karena anak saya tidak sembuh di olesi salap, ditambah lagi masih ada bercak bercak merah..karena saya kurang puas obat yang diberikan oleh dokter pertama, kemudin saya memutuskan untuk konsultasi sekali lagi ke dokter ke dua (second opinion).

 

Saya hawatir ini Cacar, karena suhu badan si kakak agak panas ga tau apakah karena cuacanya yang lagi panas banget di bulan puasa tersebut atau memang dari suhu tubuh anak saya…anak saya juga belum pernah terkena Cacar, jadi saya suspect dengan Cacar..

 

Saya sangat hawatir dengan kandungan saya kalau si kakak positif Cacar..bahaya sekali karena bisa menularkan ke saya yang sedang hamil besar.

 

Setelah saya konsultasi dengan dokter kedua dan memberikan penjelasan dengan sangat detail baru saya agak tenang, dan memang jawabannya tetap sama demgan dokter pertama bahwa itu bukan Cacar..tetapi Folikulitis.

 

Terlihat dari foto si kakak, kalau bentol bentol seperti jerawat tersebut seperti infeksi bakteri pada pori – pori tempat tumbuhnya rambut halus (di hampir semua bagian tubuh ada pori dan rambut halus) atau bahasa medisnya folikulitis.

 

Penjelasannya : Infeksinya bisa jadi diawali dari rasa gatal terlebih dahulu dari alergi atau biang keringat (pori pori yang tersumbat), lalu karena dipegang – pegang jadi terkena kuman sehingga terjadi terinfeksi.

 

Betametason yang diberikan oleh dokter sebelumnya adalah golongan steroid, merupakan anti radang. Biasanya untuk peradangan seperti alergi dapat digunakan steroid, tapi penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter.

 

Kalau sudah ada nanahnya sebaiknya diberikan salep antibiotiknya juga. Dioles di bagian yg bintik – bintik. Antibiotik yang umum digunakan untuk infeksi kulit antara lain asam fusidat, mupirocin, gentamicin, chloramphenicol.

 

Pesan dokter : Yang paling penting adalah dijaga kebersihannya. Jangan pakai poni dulu kalau bisa. Dan kalau habis keluar rumah, cuci bersih bagian bintik bintik tersebut dengan sabun lembut khusus anak agar keringat dan debu terangkat, kalau bisa sabun wajah khusus. Jangan dengan sabun anti septik karena justru dapat membuat kulit jadi kering. Lalu dilap kering baru dioleskan  salapnya. Jika bisul – bisul kecilnya sudah tampak mengering dan hanya sisa bekasnya saja, pemberian  salap boleh distop.

 

Karena kulit anak – anak biasanya regenerasinya cenderung lebih baik, pasti akan segera pulih tanpa bekas..seperti anak saya ini.

 

 

  Vallerie setelah sembuh.

 

 

48 thoughts on “Infeksi bakteri pada pori pori tempat tumbuhnya rambut atau Folikulitis

  1. Saya baru tahu ada keadaan penyakit yang menyerupai cacar demikian dari tulisan ini. Lebih hati-hati lagi nih saya biar gak salah kasih obat untuk diri sendiri..

  2. alhamdullilah sudah sembuh yah mbak, deg-degan juga itu karena sudah mau lebaran malah sakit yah, mana sakitnya juga bikin bingung sakit apa ini sebenarnya, makasih mbak sharingnya jadi bisa waspada juga nih kalau musim panas sama penyakit yang mungkin ada di alami oleh anak-anak. memang yang paling penting menjaga kebersihan diri deh yah, tidak hanya ketika tidak sakit, saat sakit pun tetap hari menjaga kebersihan.

  3. Waah aku baru dengar nama penyakit itu mom. Alhamdulillah bukan cacat yaah memang ngeri banget kalo bumil tertukar. Naudzubillah. Btw memang di dari itu rentan ya mom tumbuh semacam jerawat. Akupun pernah. Tp alhamdulillah hilang sendiri

  4. Mbak, baru tahu kalau itu namanya folikulitis. Oh ya, sejak pertama aku lihat fotonya aku juga yakin itu bukan cacar sih mbak, beda tampilannya. Kalau anakku, daerah sekitar dahi suka bruntusan karena alergi tapi. Alhamdulillah putrinya udah sembuh yaa

  5. Aduh kasian dede ya kalo tumbuh folikulitis ..mamanyaa mesti ekstra ya jaga kebersihan kulit dedenya agar selalu sehat..alhamdulilah sudah sembuh yaa mba anaknya

  6. Baru tahu nih ada yang namanya folikulitis. Jadi ingat kemarin anakku juga muncul bintil-bintil kayak gini dipikir cacar juga tapi pas dibawa kw dokter malah dibilang flu singapura. Padahal anaknya nggak ada demam

  7. Mba, aku ya waktu anakku binitik2 merah dan ada lentingan nanah juga mikirnya cacar eh pas ke dokter bukan..

    tapi emang baiknya ke dokter biar meyakini y mba jadi ga salah treatment, btw aku baru tau istilah folikulitis ini , alhamdulilah cepat tertangani ya mba Vallerie sembuh deh

  8. Dulu aku pakai poni, pernah juga gitu kalau gak salah. Tapi gak kenapa2 sih.. Karena ngerasa gak optimal aja bersihin wajah kalau ada poni, akhirnya aku gak pakai lagi poni hehe.. Baru tau aku ada jenis infeksi seperti itu.. thank you sudah berbagi ya bun.. alhamdulillah adek sudah sembuh.

  9. Baru tahu aku mba jenisny ini folikulitis pasti gk nyaman bnget,,, mudah2an selalu sehat ya de,,

    klau ponakanku beda klo digigit serangga itu bentolnya langsung besar2 mba dn bnyk bikin panik juga sih awalnya,,

  10. Jadi pelajaran baru nih mengenai dunia medis. Fotikulitis. Untungnya bisa cepat di atasi. Biarpun seperti jerawat tapi kalau tidak di obati bisa membuat bekas di jidat

  11. Wah sepertinya ini pernah terjadi sama babyku. Sama, bulan ramadhan kemarin. Dan itu awalnya saya biarin aja, lalu lama-lama kok sepertinya meradang.

    Untungnya sekarang sudah membaik.

  12. Si kecil saya juga pernah terserang seperti ini mbak. Kemarin awalnya memang mikir biang keringat ternyata bakteri yang menyerang kulit. Si kecil kemarin merasa panas dan sedikit berair. Dokter bilang infeksi pori-pori juga. Semoga semakin pulih ya nak.

  13. Kalau anak sakit itu bikin khawatir ya mba, apalagi bundanya sedang hamil. Tepat banget sih tindakan Bundanya Vallerie untuk membawa ke dokter, daripada tebak-tebakan sendiri.
    Terimakasih infonya mba, aku baru tau, kalau itu folikulitis.

  14. Alhamdulillah sudah sehat ya nak, bener ni mba, saya dulu jaman ABG jg ponian. Alhasil bagian jidat jerawatan. Dan lalu ga ponian lagi, trus sembuh sendiri. Katanya rambut jg bisa membawa debu dan bakteri yang bikin jerawat.

  15. Baru tahu loh aku kalau ada penyakit kulit yang disebut folikulitis dan bentuknya seperti jerawat. Berarti jika anak-anak muncul bentol-bentol begitu memang sebaiknya periksa ke dokter saja ya? Salah penanganan penyakit malah bisa memperparah penyakitnya, kan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *