3 Langkah Tepat Mendeteksi Alergi Pada Anak Dimasa Pandemi Corona

Tidak terasa pandemi corona sudah sampai di bulan Juli 2020. Walau sudah masuk situasi New Normal di Jakarta, tetapi kehadiran Vaksin covid-19 masih belum tersedia.

Baru-baru ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mempublikasikan kasus anak yang terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia sangat tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Ini menjadi suatu kehawatiran terbesar bagi orang tua yang memiliki anak kecil.

Pemerintah langsung merespon dengan cepat sehingga diterbitkannya peraturan pendidikan agar para pelajar bersekolah secara daring hingga ahir tahun 2020 terutama untuk kota dan daerah yang berada di zona merah.

Setelah peraturan pendidikan di keluarkan, masih banyak lagi peraturan yang diwajibkan pemerintah dalam menekan kasus positif covid19 pada anak anak. Bagi yang melanggar ada sanksi yang wajib diterima.

Imunitas Anak Dengan Kondisi Alergi

Berbicara tentang Alergi otomatis ada kaitannya dengan imunitas. Tahukah bunda pada anak yang memiliki riwayat alergi, akan lebih besar untuk tertular virus covid-19, kenapa? Karena anak yang memiliki riwayat alergi, mereka memiliki imunitas yang sangat unik dan lebih sensitif.

Saya akan menjelaskan apa itu alergi dan Imunitas :
Alergi merupakan respon abnormal dari sistem imun tubuh kita (hipersensitif) terhadap zat yang tidak berbahaya bagi tubuh (alergan).

Imunitas adalah: suatu pertahanan tubuh terhadap mikro organisme patogen (bakteri, virus dan parasit). Dimana sistem imun otomatis akan mengenali dan membunuh patogen.

Agar dapat berfungsi dengan baik, sistem imun akan mengidentifikasi berbagai macam pengaruh biologis luar seperti dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, serta menghancurkan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh kita dan memusnahkan mereka dari sel dan jaringan organisme yang sehat agar tetap berfungsi secara normal.

Faktor faktor yang dapat mempengaruhi anak mendapatkan resiko alergi :

  1. Riwayat alergi orang tua.
  2. Lingkungan.
  3. Gaya hidup.

Pekan Tanggap Alergi generasi Maju.

Pada tanggal 29 juny 2020, menyambut pekan alergi nasional PT. Sarihusada Generasi Mahardhika , melalui SGM Eksplor Advance+ Soya Generasi Maju, mengadakan webinar yang bermaksud untuk mengedukasi para bunda yang memiliki buah hati yang alergi susu sapi bertemakan “Tanggap Alergi dimasa pandemi untuk generasi maju”

Webinar yang menghadirkan Prof.Dr. dr.Budi Setiabudiawan, SpA (K) sebagai pembicara utama , merupakan dokter anak konsultan imunologi dan Alergi anak. Kemudian menghadirkan bintang tamu seorang Publik Figure yang memiliki anak dengan alergi susu sapi, yaitu Natasha Ricky (ibu dari 4 orang anak dan istri dari aktor Ricky Harun).

Langkah Tepat Mengatasi Anak Alergi

Dari ilmu yang yang saya dapat saat webinar kemarin, Prof Dr. dr. Budi Setiabudiawan, SpA (K) mengatakan bahwa , ketika kita mengetahui anak kita memiliki alergi susu sapi, sebagai bunda yang tanggap alergi wajib sekali untuk melakukan 3 langkah tepat, yaitu 3K :

  1. Kenali
  2. Konsultasi
  3. Kendalikan.

Kenali

5-7% anak yang mengonsumsi susu sapi mengalami alergi protein susu sapi. Saat anak kita menkonsumsi makanan ataupun miniman yang berbahan dasar dairy (olahan susu sapi) ada baiknya kita perhatikan apakah ada gejal-gejala yang timbul dengan ciri-ciri :
Kulit : ada gejala ruam kulit, bengkak atau gatal-gatal yang tak mudah hilang).
Saluran cerna : anak sering diare, muntah atau kolik.
Saluran napas : anak menderita sesak napas atau asma.

Kita harus cepat memberhentikan dan menghindari makanan tersebut karena khawatir terjadi Anafilaksis atau syok karena reaksi alergi berat yang menyebabkan ketidaksadaran bahkan kematian.

Konsultasikan

Masih terngiang ngiang dikepala saya ketika mengingat kejadian anak kedua saya yang tiba tiba susah bernapas, hanya tergeletak lemas dan napasnya turun naik, cekungan dileher dan diperut terlihat sekali saat ia menarik napas. Alergi pernapasannya kambuh, saya langsung larikan ke rumah sakit. Dokter menyampaikan beruntung anak ibu segera dibawa ke rumah sakit, karena masih bisa tertolong. Anak saya mendapatkan penanganan intensif di ruang NiCU selama 2 malam dan lanjut perawatan selama 4 hari diruang biasa.

Setelah kejadian itu saya rutin mengkonsultasikan perkembangan alergi saluran pernapasan anak saya yang di dapat dari ayahnya. Saat ini alhamdulilah sudah mulai berkurang dan hampir tidak pernah kambuh ataupun dirawat di rumah sakit. (sebelumnya keluar masuk rumah sakit terus).

Konsultasi masalah alergi saat ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, bagi bunda tanggap alergi, kita bisa lakukan konsultasi secara online dan offline. Bisa juga kita berkonsultasi dengan Custumer Care Line dari SGM dengan cara ikut bergabung di dalam Klub Bunda Generasi Maju atau bisa juga ikut tes risiko alergi di web alergianak.com

Kendalikan

Bagi orang tua yang tanggap alergi ketika mengenali , wajib sekali untuk cepat bertindak, sehingga kita mampu mengeleminasi faktor pencetus alergi tersebut. Sehingga kita bisa mengendalikannya terutama dengan pola makan yang baik dan menjaga gaya hidup. Kita berikan asupan nutrisi yang baik.

Sebagai contoh, anak dengan alergi susu sapi kita bisa berikan SGM Eksplor Advance+ Soya yang diformulasikan dari isolat protein kedelai. Susu ini mampu memuhi kecukupan nutrisi anak. Vitamin , serat dan mineral yang terkandung di dalam SGM Eksplor Advance+ Soya sangat komplit.

SGM Eksplor Advance Soya

Tambahan dari Prof. Budi adalah cara mengatasi alergi pada anak adalah :
• Olah raga /aktivitas di dalam atau luar rumah.
• Istirahat yang cukup, dan
• Berjemur dibawah sinar matahari ( 10-15 menit, hanya punggung/ lengan dan tunggkai kaki), guna mengoptimalkan penyerapan vit D di dalam tubuh .

Walaupun anak kita daya tahan tubuhnya akan optimal saat berusia 5 tahun, tetapi pada saat melewati masa masa tersebut haruslah cermat dalam mensikapi alergi si kecil, jangan sampai disepelekan selain karena keselamatan nyawa, keselamatan psikis anak juga mesti kita perhatikan. Anak yang sering sakit bisa-bisa perkembangan fisiknya kurang optimal dan otomatis akan berdampak dikemudian hari saat dia dewasa nanti.

Jangan sampai ya bun.. kita wajib jaga sekali karena mereka anak generasi maju yang akan jadi calon pemimpin akhir zaman.

Jangan lupa follow Fanpage FB dan akun instagram @soya_generasimaju ya bun. Bunda bisa mengupdate informasi terkini mengenai Alergi anak generasi maju, banyak sekali Konten edukasi yang diberikan para pakar dibidangnya.

Stay healty dan stay save selalu ya bunda. Selalu gunakan protokol kesehatan yang benar dan baik saat melakukan aktivitas di rumah.

Tetap produktif walau dalam masa pandemi.

Sampai ketemu di tulisan terbaru saya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *