Menjalani pandemi global corona dengan ikhlas

Tanpa terasa, pandemi global corona di indonesia telah memasuki bulan ke sepuluh dibulan januari ini. Aku yang tinggal di jakarta merasakan sekali dampak dari pandemi corona ini.

Kota Jakarta menoreh pasien terbanyak se-indonesia yang terinfeksi corona virus. Termasuk orang orang yang aku kenal juga banyak yang terinfeksi virus corona.

Pandemi corona membuat banyak perubahan besar dikehidupan banyak orang. Dari yang awalnya cuek dengan kebersihan, mulai berubah jadi memperhatikan kebersihan. Yang biasanya biasa – biasa saja standart kebersihannya, sekarang malah banyak yang lebai dalam menjaga kebersihan.

Yang awalnya suka jalan-jalan saat liburan, sekarang jadi sangat selektif liburannya, ga bisa sesering dulu dalam menghabiskan liburan.

Anak kecil yang sedang gangguin maminya belanja di depan labtop

Yang awalnya ga biasa belanja online, akhirnya jadi pinter belanja online. Termasuk saya yang banyak mengalami perubahan, jari jemari saya karena jadi lebih lihai belanja online.

Yang biasanya senang ikut event2 offline, sekarang jadi ga pernah mau menghadiri event online. Cuma mau mengikuti event2 online saja seperti zoom, google meet hingga instagram live/ you tube live.

Dulunya selalu hadir setiap undangan pertemuan, melayat hingga arisan. Sekarang semuanya dihindari , hanya bisa memberi ucapan melalui video call saja.

Yang dulunya rutin pulang kampung, sekarang jadi ga berani pulang kampung karena takut menjadi carrier covid 19 / kontak erat (orang tanpa gejala). Hawatir jika tanpa sengaja menularkan orang tua.

Penyebaran virus corona yang sangat masive diberbagai kota besar

Sankin masivenya penyebaran virus corona di kota kota kota besar di indonesia, pemerintah daerah membuat aturan PSBB secara berkala (pembatasan sosial ber skala besar). Guna menekan lonjakan pasien2 corona.

Tidak ada yang bisa menduga pandemi corona melanda hampir 1 tahun. Prediksi kita bisa melewati pandemi dengan new normal, ternyata hingga masa adaptasi baru pun corona belum pergi.

Rumah sakit dimana mana penuh, termasuk tempat masal pasien covid_19 berisolasi di Jakarta ( Wisma Atlet ) penuh begitu juga keadaan rumah sakit di kota kota besar lainnya di indonesia juga penuh.

Saya ga kebayang banyaknya jumlah pasien covid di jakarta, karena rumah sakit dari yang negeri hingga swasta ada ratusan jumlahnya bisa penuh, ga kebayang berapa pasien yang terinfeksi virus corona.

kita sebagai warga yang patuh dengan protokol kesehatan tidak bisa menolak jika suatu saat terjangkit virus corona.

Yang perlu kita ingat bahwa Corona merupakan pemberian tuhan, kita tidak bisa menolak, hanya bisa ikhlas menerimanya. Banyak banyak bersyukur, membaca artikel kesehatan, meluangkan waktu untuk keluarga dan juga banyak berbagi.

Yang penting protokol kesehatan seperti Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai masker (3M) wajib di patuh walaupun sudah pernah sembuh dari infeksi virus corona.

Begitu juga saat kita menyadari kita terinfeksi virus Corona, harus segera periksa ke Puskesmas, karena yang tau dan merasakan perbedaan signikan dari tubuh kita adalah diri kita sendiri.

Dimana tanda tanda dari infeksi virus corona setiap saat berubah rubah terus, yang paling signifikan terlihat adalah hilang nya fungsi alat rasa, demam, lemas, diare dan terakhir ditandai dengan sesak napas yang berat.

Kalau kita merasakan hal tersebut diatas wajib sekali segera periksa dan menghindari orang2, agar kita tidak teledor menularkan orang lain.

Jika kita keberatan untuk periksa ke puskesmas ataupun ke rumah sakit segera isolasi mandiri dan coba untuk tidak berinteraksi dengan orang2, lakukan semuanya secara online dan beritahu orang2 terdekat agar mereka bisa membantu kita dalam isolasi mandiri.

Vaksin Virus Corona ( covid 19)

Alhmdulilah pemerintah indonesia sudah menyediakan vaksin covid_19 yang dalam waktu dekat sudah bisa di berikan ke masyarakat luas.

Source from kumparan

Seperti teman saya yang seorang dokter spesialis sudah mendapatkan sms pemberitahuan dari kemenkes, dikarenakan teman saya masih dalam tahap menyusui jadi tindakan vaksin tidak bisa dilakukan.

Ada beberapa jenis katagori yang tidak bisa diberikan vaksin covid_19, seperti :

  1. Anak- anak yang berusia dibawah 18 thn.
  2. Ibu Hamil dan Menyusui.
  3. Pasien dalam pengobatan Kanker & penyintas kanker
  4. Penderita Autoimun.
  5. Pasien Hipertensi dan Gula Darah yang tidak terkendali.
  6. Orang yang berusia diatas 60 thn.

Penyebab orang orang diatas tidak boleh diberikan vaksin covid_19 karena saat pembuatan vaksin tersebut belum pernah di uji ke pasien pasien diatas.

So..tunggu saja kesempatan kita untuk mendapatkan vaksin covid19. Tetap jalankan protokol kesehatan, berpikir positif dan kuatkan ibadah kamu.

Semoga pandemi cepat berlalu dan kita semua dijauhkan dari virus corona.

Stay save and stay smart every one..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *